PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KEARIFAN ARAT SABULUNGAN

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
9 Views
0 Sold

Judul: PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KEARIFAN ARAT SABULUNGAN

Penulis :
Cici Nur Azizah, S.Pd., M.Pd.
Prof. Dr. Suryanef, M.Si.
Prof. Dr. Al Rafni, M.Si.
Ridwan, S.Pd., Gr., M.Pd.

Ukuran :
vi, 300 hlm, 15,5 cm x 23 cm

ISBN :
978-634-258-552-8

Cetakan Pertama : Januari 2026

Rp120.000

Order via WhatsApp

Pendidikan multikultural adalah pendekatan yang mengakui, menghargai, dan merayakan keberagaman budaya yang ada di dalam masyarakat. Pendidikan ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan harmonis dengan menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan kesetaraan antarbudaya.
Salah satu tujuan penting dari pendidikan multikultural dalam masyarakat adat adalah pelestarian budaya. Masyarakat adat memiliki tradisi dan pengetahuan yang sangat berharga mengenai cara hidup yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pendidikan yang melibatkan masyarakat adat dapat membantu melestarikan pengetahuan ini, baik dalam konteks pendidikan formal maupun non-formal. Konsep Arat Sabulungan mencakup seluruh aspek kehidupan, baik dalam interaksi sosial, pengelolaan sumber daya alam, hingga pelaksanaan upacara adat. Dalam masyarakat Mentawai, Arat Sabulungan tidak hanya berfungsi sebagai hukum adat yang mengatur kehidupan sosial, tetapi juga sebagai pedoman spiritual yang menghubungkan mereka dengan alam dan leluhur.
Tujuan utama buku ini adalah untuk mengeksplorasi peran pendidikan dalam masyarakat adat dalam konteks multikulturalisme. Pembahasan pada buku ini akan meninjau bagaimana sistem pendidikan adat dapat berkontribusi terhadap keberagaman budaya dan identitas sosial, serta bagaimana pendidikan multikultural dapat diintegrasikan dengan kearifan lokal untuk mewujudkan keadilan sosial.
Buku ini mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya Mentawai, terutama Arat Sabulungan, ke dalam sistem pendidikan untuk membangun pemahaman multikultural, toleransi, dan karakter positif; buku ini mengajak pendidik dan pembaca untuk memanfaatkan kearifan lokal ini sebagai landasan membentuk siswa yang menghargai perbedaan, berakar pada budaya sendiri, dan siap menghadapi tantangan global dengan keharmonisan, menjadikannya model pendidikan yang inklusif dan relevan.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KEARIFAN ARAT SABULUNGAN”