KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM KELUARGA: Strategi Membangun Relasi Edukatif dan Emosional yang Sehat
Judul: KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM KELUARGA: Strategi Membangun Relasi Edukatif dan Emosional yang Sehat
Penulis:
Dr. Lili Dasa Putri, M.Pd.
Dr. Neng Desi Aryani, M.Pd.
Dr. MHD Natsir, S.Sos., S.Pd., M.Pd.
Ciptro Handrianto, Ph.D.
Ukuran:
vi, 334 hlm., 15,5 cm x 23 cm
ISBN: 978-634-258-658-7
Cetakan Pertama:
Februari 2026
Rp110.000
Order via WhatsAppKomunikasi adalah napas kehidupan keluarga. Melalui komunikasi, nilai diwariskan, emosi dibagikan, konflik dikelola, dan kelekatan dibangun. Namun, di tengah dinamika kehidupan modern tekanan ekonomi, percepatan teknologi digital, dan perubahan pola relasi komunikasi keluarga sering kali berubah dari ruang dialog menjadi ruang instruksi, ceramah, atau bahkan pertengkaran yang berulang. Buku ini lahir dari keprihatinan sekaligus harapan: bahwa keluarga tetap dapat menjadi ruang belajar yang aman, hangat, dan mendidik melalui komunikasi yang lebih sadar dan manusiawi.
Buku Komunikasi Persuasif dalam Keluarga: Strategi Membangun Relasi Edukatif dan Emosional yang Sehat tidak memosisikan persuasi sebagai teknik membujuk atau mengendalikan. Sebaliknya, persuasi dipahami sebagai proses relasional cara mengajak anggota keluarga bertumbuh melalui dialog, keteladanan, empati, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dalam konteks keluarga, persuasi bukan tentang kepatuhan sesaat, melainkan tentang internalisasi nilai, pembentukan karakter, dan keberlanjutan relasi jangka panjang.
Buku ini ditulis dengan kesadaran bahwa keluarga adalah sekolah komunikasi pertama dan paling berpengaruh. Apa yang dipelajari anak tentang cara berbicara, mendengar, berbeda pendapat, dan menyelesaikan konflik di rumah akan mereka bawa ke ruang sosial yang lebih luas: sekolah, tempat kerja, dan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi keluarga tidak hanya berdampak pada relasi internal, tetapi juga pada kualitas kehidupan sosial secara keseluruhan.
Sasaran buku ini adalah mahasiswa, orang tua, pasangan, pendidik keluarga, serta masyarakat umum yang ingin memahami komunikasi keluarga secara lebih reflektif. Bahasa yang digunakan berupaya menjembatani konsep teoretis dengan realitas sehari-hari, menjelaskan hal-hal yang bersifat teknis secara sederhana, serta memperkaya pemahaman melalui analogi, ilustrasi, dan contoh kontekstual. Buku ini tidak menawarkan resep instan, melainkan mengajak pembaca untuk melihat komunikasi sebagai kebiasaan relasional yang dibangun secara konsisten.

Ulasan
Belum ada ulasan.