METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KONTEMPORER: Integrasi Epistemologi Nilai dan Transformasi Pedagogis
Judul: METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KONTEMPORER: Integrasi Epistemologi Nilai dan Transformasi Pedagogis
Penulis:
Prof. Dr. Syahraini Tambak, S.Ag., M.A.
Editor:
Dr. Desi Sukenti, S.Pd., M.Ed.
Rp190.000
Order via WhatsAppBuku Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontemporer: Integrasi Epistemologi, Nilai, dan Transformasi Pedagogis ini disusun ini lahir dari kesadaran bahwa transformasi metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan keniscayaan epistemologis di tengah perubahan global yang ditandai oleh digitalisasi, kecerdasan buatan, dan kompleksitas moral masyarakat kontemporer. Hadis Nabi riwayat Bukhari tentang keutamaan orang yang memahami agama (faqih) menegaskan bahwa kualitas pendidikan Islam tidak hanya diukur dari hafalan, tetapi dari kedalaman pemahaman dan refleksi kritis yang dibangun melalui metode yang tepat. Oleh karena itu, buku ini berupaya mengintegrasikan epistemologi wahyu dengan temuan pedagogi kontemporer agar pembelajaran PAI tidak terjebak pada model behavioristik yang reduktif, melainkan berkembang menuju konstruktivisme dan transformative learning yang reflektif dan dialogis. Dengan demikian, penyusunan buku ini merupakan bagian dari ikhtiar dan spiritual untuk menjawab tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Qur’ani dan tradisi intelektual Islam.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan transformasi digital juga menjadi latar penting penyusunan buku ini karena AI telah mengubah cara peserta didik mengakses, memproses, dan memaknai informasi keagamaan. QS. Al-Isra’:36 yang melarang mengikuti sesuatu tanpa ilmu, menurut Tafsir Al-Qurtubi, menuntut verifikasi rasional sebelum menerima informasi, sehingga relevan dengan kebutuhan literasi digital dan literasi algoritmik di era AI.
Selain aspek teknologi, buku ini juga menegaskan pentingnya penguatan kemampuan berpikir kritis dan problem solving dalam pembelajaran PAI sebagai respons terhadap kompleksitas persoalan moral kontemporer. Kesadaran akan pentingnya integrasi epistemologi dalam pembelajaran PAI juga menjadi dasar utama penyusunan buku ini, karena dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih bertahan dalam praktik pendidikan modern berpotensi melemahkan koherensi pemahaman peserta didik terhadap realitas.
Lebih lanjut, transformasi pedagogis dalam buku ini juga didasarkan pada kebutuhan membangun budaya refleksi dan muhasabah dalam pembelajaran PAI agar proses pendidikan tidak berhenti pada transfer informasi, melainkan menghasilkan perubahan kesadaran yang mendalam.
Pada akhirnya, buku Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontemporer: Integrasi Epistemologi, Nilai, dan Transformasi Pedagogis ini disusun dengan harapan dapat menjadi kontribusi yang memperkuat posisi Pendidikan Agama Islam sebagai disiplin yang adaptif, kritis, dan relevan dalam menghadapi dinamika peradaban global yang terus berubah Semoga buku ini dapat menjadi ikhtiar ilmiah yang menginspirasi transformasi metode pembelajaran PAI menuju model yang integratif, reflektif, dan transformatif demi terwujudnya generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.

Ulasan
Belum ada ulasan.