Sinopsis: Persekolahan masih menjadi pilihan hampir semua Negara, termasuk negara-negara yg tadinya melarang sekolah seperti: China, Kuba. Di zaman Belanda pesantren yg dahulu mengharamkan sekolah sekarang ramai-ramai membangun sekolah. Pada jaman itu, Muhammadiyah mendirikan sekolah, panti, pko, pandu. Ki Hajar Dewantara menginspirasi pendidikan Muhammadiyah. Ketika di Belanda terjadi gerakan aufklarung, Suwardi Soeryaningrat mendirikan sekolah netral. Disini harapan-harapan itu hadir, kesepakatan antar guru dan siswa dibangun dengan cita-cita tulus di masa depan.
Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa (atau “pebelajar”) di bawah pengawasan guru. Tulisan-tulisan dibuku ini akan membawamu pada perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai? Seandainya mungkin dan ada pelajaran cinta di sekolah tentunya, semua anak akan bersemangat? Ikuti catatan perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata pelakunya. Membangun Harapan di Kelas adalah buku pertama dari sebuah trilogi.
Ulasan
Belum ada ulasan.