ADAPTIVE PEOPLE, AGILE ORGANIZATION: MANAJEMEN SDM DI ERA PERUBAHAN

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
8 Views
0 Sold

Judul: ADAPTIVE PEOPLE, AGILE ORGANIZATION: MANAJEMEN SDM DI ERA PERUBAHAN

Penulis :
Dr. Deford Nasareno Lakapu, M.M.
Yohanes Maurits Rehing, S.I.P., M.A.P.
Giovanni Leonard Rinaldy Nahak, S.E., M.A.P.

Ukuran :
viii, 172 hlm, 15,5 cm x 23 cm

ISBN :
978-634-258-517-7

Cetakan Pertama : Januari 2026

Rp110.000

Order via WhatsApp

Perubahan tidak lagi hadir sebagai peristiwa yang bersifat sementara, melainkan sebagai kondisi permanen yang membentuk wajah dunia kerja dan organisasi modern. Perkembangan teknologi digital yang masif, akselerasi kecerdasan buatan, disrupsi model bisnis, ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, hingga perubahan nilai dan ekspektasi manusia terhadap makna kerja telah menggeser secara fundamental cara organisasi dikelola. Dunia kerja hari ini bergerak dalam lanskap VUCA–BANI sebuah realitas yang tidak hanya kompleks dan sulit diprediksi, tetapi juga rapuh, cemas, dan sering kali sulit dipahami secara linier.
Dalam situasi seperti ini, paradigma lama yang mengandalkan stabilitas, struktur kaku, dan perencanaan jangka panjang yang statis semakin kehilangan relevansinya. Organisasi dituntut untuk menjadi lebih lincah (agile), sementara manusia di dalamnya dituntut untuk menjadi lebih adaptif (adaptive). Keunggulan kompetitif tidak lagi ditentukan oleh siapa yang paling besar atau paling mapan, tetapi oleh siapa yang paling cepat belajar, paling mampu bertransformasi, dan paling tangguh menghadapi ketidakpastian.
Buku Adaptive People, Agile Organization: Manajemen SDM di Era Perubahan disusun berangkat dari kesadaran tersebut. Buku ini menempatkan sumber daya manusia bukan sebagai objek pengelolaan semata, melainkan sebagai subjek strategis yang menentukan keberhasilan transformasi organisasi. Di dalamnya ditegaskan bahwa transformasi digital, perubahan struktur, dan inovasi proses tidak akan menghasilkan dampak berkelanjutan tanpa transformasi cara berpikir, cara belajar, dan cara memimpin manusia di dalam organisasi.
Melalui buku ini, pembaca diajak memahami pergeseran besar dalam manajemen sumber daya manusia dari fungsi administratif menuju peran strategis sebagai mitra bisnis, penggerak perubahan, dan penjaga nilai kemanusiaan. Pembahasan mengenai HR 4.0 dan HR 5.0 menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, data, dan analitik bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menciptakan keputusan yang lebih cerdas, adil, dan bermakna. Teknologi yang canggih kehilangan makna jika tidak diimbangi dengan empati, etika, dan kepemimpinan yang berorientasi pada manusia.
Buku ini juga menekankan bahwa organisasi yang agile tidak dapat berdiri di atas manusia yang rapuh secara mental dan kaku secara cara berpikir. Oleh karena itu, isu mindset adaptif, growth mindset, ketangguhan psikologis (resilience), serta pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) ditempatkan sebagai fondasi utama pengembangan SDM masa depan. Manusia dipahami sebagai learning beings atau makhluk pembelajar yang terus berkembang melalui pengalaman, refleksi, dan keberanian bereksperimen. Dalam konteks ini, kegagalan tidak diposisikan sebagai sesuatu yang harus dihindari, melainkan sebagai sumber pembelajaran yang memperkuat kapasitas individu dan organisasi.
Lebih jauh, buku ini mengulas bagaimana organisasi dapat membangun struktur yang lincah, budaya kerja yang adaptif dan inovatif, serta kepemimpinan yang mampu menumbuhkan kepercayaan dan psychological safety. Kepemimpinan tidak lagi dimaknai sebagai kontrol dan instruksi, melainkan sebagai kemampuan memfasilitasi, memberdayakan, dan mengarahkan manusia agar mampu bekerja secara kolaboratif dalam ketidakpastian. Agile leadership dan human centered leadership menjadi kunci untuk menciptakan organisasi yang tidak hanya cepat bergerak, tetapi juga sehat secara sosial dan emosional.
Aspek manajemen kinerja, pengembangan talenta, employee experience, hingga pemanfaatan people analytics dibahas secara integratif untuk menunjukkan bahwa pengelolaan SDM modern menuntut keseimbangan antara data dan nurani, antara produktivitas dan kesejahteraan, serta antara pencapaian jangka pendek dan keberlanjutan jangka panjang. Organisasi masa depan adalah organisasi yang mampu menciptakan nilai bisnis sekaligus nilai kemanusiaan.
Kehadiran buku Adaptive People, Agile Organization: Manajemen SDM di Era Perubahan diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi praktisi SDM, pimpinan organisasi, pengambil kebijakan, akademisi, mahasiswa, serta siapa pun yang peduli pada masa depan dunia kerja. Buku ini tidak menawarkan resep instan atau solusi tunggal, melainkan kerangka berpikir, wawasan konseptual, dan refleksi kritis yang dapat disesuaikan dengan konteks organisasi masing-masing.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “ADAPTIVE PEOPLE, AGILE ORGANIZATION: MANAJEMEN SDM DI ERA PERUBAHAN”