DESAIN ANTENA RECTANGULAR PATCH SINGLE SLIT DENGAN PROXIMITY COUPLING

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
6 Views
0 Sold

Judul: DESAIN ANTENA RECTANGULAR PATCH SINGLE SLIT DENGAN PROXIMITY COUPLING

Penulis:
Queen Hesti Ramadhamy, S.T., M.T.
Baharuddin, M.T.

Editor:
Dra. Rina Anggraini, M.Pd.

ISBN: 978-634-258-038-7

Cetakan Pertama:
September 2025

Rp79.000

Order via WhatsApp

Antena mikrostrip memiliki peran penting dalam komunikasi modern. Perangkat ini mendukung sistem komunikasi nirkabel frekuensi tinggi. Kompak, ringan, dan mudah diproduksi dengan biaya murah. Namun, antena mikrostrip memiliki keterbatasan bandwidth yang sempit. Desain antena baru diperlukan untuk atasi kekurangan tersebut. Teknik modifikasi patch dapat meningkatkan performa radiasi antena. Metode slit dan proximity coupling menjadi solusi potensial. Kombinasi teknik ini dapat memperbaiki respons frekuensi antena.
Antena rectangular patch adalah bentuk umum yang digunakan. Struktur sederhana membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi komunikasi. Namun, performanya sering terganggu oleh pencocokan impedansi. Penerapan celah (slit) pada patch dapat mengatasi ini. Slit memodifikasi jalur arus untuk resonansi yang optimal. Ini juga membantu dalam pergeseran frekuensi kerja antena. Desain slit harus presisi agar hasilnya lebih efektif. Pendekatan ini telah terbukti di berbagai kerangka sebelumnya.
Selain slit, teknik pencatuan proximity memiliki kelebihan tersendiri. Proximity coupling memungkinkan peningkatan bandwidth tanpa kontak langsung. Metode ini menggunakan dua lapisan substrat terpisah elektromagnetik. Lapisan pencatu ditempatkan dekat patch tanpa koneksi langsung. Hal ini mengurangi gangguan dan meningkatkan pencocokan impedansi. Struktur proximity mendukung desain multilayer untuk fleksibilitas tinggi. Keunggulan proximity cocok untuk sistem komunikasi berfrekuensi tinggi. Gabungan proximity dan slit menjanjikan peningkatan performa antena.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “DESAIN ANTENA RECTANGULAR PATCH SINGLE SLIT DENGAN PROXIMITY COUPLING”