MOTIVASI MENJAGA KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN BERBASIS ECO ENZYME METODE PAR (PARTICIPATORY ACTION RESEARCH)
Judul: MOTIVASI MENJAGA KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN BERBASIS ECO ENZYME METODE PAR (PARTICIPATORY ACTION RESEARCH)
Penulis:
Ahmad Luthfin, M.Si.
Dr. M. Mukhlis Fahruddin
Rusli, M.Si.
Abdul Basid, M.Si.
ISBN:
978-634-258-402-6
Cetakan Pertama:
November 2025
Rp70.000
Order via WhatsAppBuku ini lahir dari sebuah kesadaran mendasar bahwa Islam tidak hanya mengajarkan ritual ibadah, melainkan juga menempatkan kebersihan (an-Nadhafah dan ath-Thaharah) sebagai pilar keimanan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Kesucian (kebersihan) itu adalah setengah dari iman”
الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ.
Hadis agung ini seharusnya menjadi pedoman hidup, tidak hanya sebatas membersihkan diri dari hadas, tetapi meluas hingga tanggung jawab kita terhadap kebersihan lingkungan (bi’ah).
Fenomena penumpukan sampah organik, yang seringkali dianggap sebagai masalah sepele, sebenarnya adalah ancaman besar terhadap kebersihan publik dan kesehatan. Buku ini hadir sebagai jembatan yang menghubungkan nilai-nilai spiritual Islam dengan solusi lingkungan yang praktis dan berkelanjutan. Kami memperkenalkan Eco-Enzyme (EE)—larutan multiguna hasil fermentasi sisa-sisa dapur—bukan sekadar sebagai teknik pengolahan sampah, melainkan sebagai metode tazkiyatun nafs (pembersihan jiwa) melalui aksi nyata. Metode Participatory Action Research (PAR) kami gunakan untuk memastikan bahwa peningkatan motivasi menjaga kebersihan bukan sekadar teori, tetapi tertanam kuat melalui partisipasi, refleksi, dan aksi kolektif masyarakat.
Pembaca yang budiman,
Melalui buku ini, kami mengajak Anda untuk:
1. Memaknai ulang hadis kebersihan dalam konteks modern.
2. Melihat sampah rumah tangga bukan sebagai masalah, melainkan sebagai bahan baku bernilai ibadah.
3. Menciptakan produk pembersih alami yang suci dan halal, sebagai implementasi Thaharah.
4. Mengalami langsung peningkatan self-efficacy dan motivasi keagamaan melalui praktik Eco-Enzyme.

Ulasan
Belum ada ulasan.