
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI
Judul: PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI
Penulis:
Dr. Johny Taroreh, M.Si.
Dr. I Kadek Satria Arsana, S.Pd., M.Pd.
Iwan Kandori, S.E., MAP.
Pengambilan keputusan merupakan inti dari setiap aktivitas organisasi. Setiap kebijakan, tindakan manajerial, maupun strategi organisasi pada dasarnya berangkat dari proses memilih di antara berbagai alternatif yang tersedia. Dalam konteks organisasi modern yang ditandai oleh kompleksitas, ketidakpastian, konflik kepentingan, serta tuntutan akuntabilitas publik, pengambilan keputusan tidak lagi dapat dipahami sebagai aktivitas teknis semata, melainkan sebagai proses multidimensional yang melibatkan aspek rasionalitas, nilai, etika, dan tanggung jawab sosial.
Buku Pengambilan Keputusan dalam Organisasi ini disusun untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, teori, proses, model, dan teknik pengambilan keputusan dalam konteks organisasi. Buku ini tidak hanya membahas pengambilan keputusan dari sudut pandang manajerial klasik, tetapi juga mengaitkannya dengan dinamika organisasi modern, peran kelompok, konflik kepentingan, serta risiko yang melekat dalam setiap keputusan strategis.
Bab pertama membahas konsep dasar pengambilan keputusan, meliputi pengertian dan hakikat keputusan, kedudukannya sebagai fungsi manajemen dan organisasi, rasionalitas serta keterbatasan rasionalitas, hingga dimensi nilai, etika, dan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Pembahasan ini menjadi fondasi konseptual untuk memahami pengambilan keputusan sebagai aktivitas yang tidak bebas nilai dan memiliki implikasi luas bagi individu, organisasi, dan masyarakat.
Bab kedua menguraikan teori pengambilan keputusan dengan menempatkan teori sebagai kerangka berpikir yang sistematis. Pada bagian ini dibahas hakikat teori, kandungan, bentuk, dan fungsinya, serta konsep, proses, kualitas, dan model pengambilan keputusan secara teoretik. Bab ini bertujuan memberikan landasan ilmiah yang kuat bagi analisis dan penerapan pengambilan keputusan dalam berbagai konteks organisasi.
Bab ketiga memfokuskan pembahasan pada macam-macam keputusan dalam organisasi. Berbagai klasifikasi keputusan disajikan berdasarkan sifat masalah, pelaku pengambil keputusan, tingkat manajemen, keteraturan masalah, kondisi lingkungan, tingkat risiko, serta pendekatan psikologis. Klasifikasi ini membantu pembaca memahami bahwa tidak semua keputusan memiliki karakteristik yang sama dan, oleh karena itu, memerlukan pendekatan yang berbeda.
Bab keempat mengulas proses pengambilan keputusan secara lebih operasional, mulai dari kerangka umum, tahapan, hingga komponen-komponen yang terlibat dalam proses tersebut. Pada bagian akhir bab ini disajikan refleksi dan implikasi manajerial untuk menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas keputusan organisasi.
Bab kelima membahas model dan teknik pengambilan keputusan sebagai alat bantu praktis bagi pengambil keputusan. Bab ini mengaitkan berbagai model keputusan dengan teknik-teknik yang relevan serta memberikan panduan dalam memilih model dan teknik yang sesuai dengan karakteristik masalah dan konteks organisasi.
Bab keenam mengkaji pengambilan keputusan dalam berbagai kondisi, khususnya dalam situasi kepastian dan konflik. Pembahasan ini menekankan bahwa kondisi lingkungan sangat memengaruhi cara keputusan dirumuskan dan diimplementasikan, serta menuntut kemampuan adaptif dari pengambil keputusan.
Bab ketujuh secara khusus membahas keputusan strategik dan manajemen risiko. Bab ini menguraikan hakikat, karakteristik, domain, dan frekuensi keputusan strategik, serta membahas risiko yang melekat di dalamnya beserta tahapan dan strategi pengelolaan risiko sebagai bagian integral dari proses pengambilan keputusan strategik.
Bab kedelapan memfokuskan perhatian pada manajemen konflik dan kaitannya dengan pengambilan keputusan. Konflik dipahami sebagai fenomena yang tidak terpisahkan dari kehidupan organisasi, sehingga diperlukan pemahaman mengenai definisi, jenis, sumber konflik, serta solusi dalam menyelesaikan konflik secara konstruktif melalui keputusan yang tepat.
Bab kesembilan membahas peran kelompok dalam pengambilan keputusan. Bab ini menguraikan pentingnya keterlibatan kelompok, pertimbangan perlu tidaknya melibatkan kelompok, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pengambilan keputusan kelompok dalam organisasi.
Ulasan
Belum ada ulasan.