EKOFEMINISME DAN KEARIFAN LOKAL

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
4 Views
0 Sold

Judul: EKOFEMINISME DAN KEARIFAN LOKAL

Penulis:
Benedhikta Kikky Vuspitasari, S.Pd., M.Pd.

Buku Ekofeminisme dan Kearifan Lokal menawarkan perspektif kritis dan integratif terhadap hubungan antara perempuan, lingkungan hidup, dan nilai-nilai budaya lokal dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Berangkat dari teori ekofeminisme, buku ini menelaah bagaimana sistem patriarki dan kapitalisme global telah berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan serta marjinalisasi perempuan dan komunitas lokal.
Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, kearifan lokal yang selama ini diwariskan secara turun-temurun mulai tergerus. Padahal, dalam banyak masyarakat adat dan komunitas lokal, perempuan memegang peran kunci sebagai penjaga pengetahuan tradisional dan pelestari praktik-praktik ekologis. Buku ini menguraikan bagaimana perempuan dapat menjadi agen perubahan dalam menghidupkan kembali nilai-nilai lokal yang berorientasi pada keharmonisan dengan alam, solidaritas sosial, dan keberlanjutan sumber daya.
Dengan pendekatan multidisipliner, buku ini menggabungkan kajian teoritis, refleksi filosofis, serta ilustrasi kasus-kasus nyata di masyarakat. Pembaca diajak untuk memahami bahwa ekofeminisme bukan sekadar kritik terhadap ketimpangan gender dan degradasi lingkungan, tetapi juga menawarkan paradigma alternatif dalam membangun relasi yang lebih adil antara manusia dan alam melalui penguatan peran perempuan dan revitalisasi budaya lokal.
Buku ini cocok dibaca oleh akademisi, mahasiswa, aktivis lingkungan, pegiat gender, pembuat kebijakan, serta siapa pun yang peduli terhadap masa depan bumi dan keadilan sosial. Dengan membaca buku ini, pembaca diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana keadilan gender dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan melalui kearifan lokal sebagai fondasi etika ekologis yang kontekstual dan berakar pada budaya.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “EKOFEMINISME DAN KEARIFAN LOKAL”