ENGGANO Are Awa Ite
Judul: ENGGANO Are Awa Ite
Penulis:
Dhanang Puspita
Editor:
Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho
ISBN:
978-634-258-114-8
Enggano, pulau kecil paling barat daya Indonesia yang secara geologis tidak pernah punya sejarah pernah sedarat dengan Pulau Sumatera. Pulau ini nampak eksotis, selain terisolir juga menjadi pulau dengan status terdepan dan terluar di batas kawasan Nusantara. Penduduk aslinya memiliki bahasa yang murni, artinya tidak ada kosakata mirip dengan bahasa austronesia yang sebagian besar ada di Nusantara. Mereka memiliki bahasa sendiri dan sangat berbeda.
Dua kali saya kesana, dengan durah 2 – 3 minggu untuk melakukan penelitian. Dari pesisir pantai, hutan, bukit, gunung karang, hingga goa dengan lorang lebih dari 2 km sudah saya jelajahi, saya potret, dan saya catat, sisanya ada dalam dokumentasi video di kalan youtube. Pulau yang eksotis dan unik, dengan masyarakat yang ramah dan suka berkelakar dengan candaan orang-orang pantai.
Buku ini adalah catatan perjalanan dan penelitian, yang mungkin masih sangat dangkal karena hanya berdasar perspektif dan subyektifitas, serta emosional saja. Selamat membaca, menikmati setiap langkah dan hembusan nafas di belantara hutan pisang, atau menikmati kegelapan abadi di Dopaam, dan sensasi di laguna mata biru, atau menikmati keheningan di Sebalik yang berhadapan dengan Samudra Hindia dengan ombaknya setinggi rumah.

Ulasan
Belum ada ulasan.