HAMBATAN EPISTEMOLOGI DAN DIDAKTIK DALAM PEMBELAJARAN BENTUK ALJABAR DI SEKOLAH MENENGAH Menelusuri Kesulitan Konseptual Siswa dalam Pembelajaran Bentuk Aljabar
Judul: HAMBATAN EPISTEMOLOGI DAN DIDAKTIK DALAM PEMBELAJARAN BENTUK ALJABAR DI SEKOLAH MENENGAH Menelusuri Kesulitan Konseptual Siswa dalam Pembelajaran Bentuk Aljabar
Penulis:
Analisa Fitria, M.Si.
Prof. Dr. Subanji, M.Si.
Prof. Dr. Susiswo, M.Si.
Dr. Hery Susanto, M.Si.
Ukuran:
15,5 cm x 23 cm
ISBN:
978-634-220-412-2
Cetakan Pertama:
April 2025
Buku ini bertujuan untuk memahami secara lebih mendalam dinamika pembelajaran matematika, khususnya bentuk aljabar, di tingkat sekolah menengah pertama.
Gagasan utama dalam buku ini tumbuh dari perhatian mendalam terhadap tantangan yang sering dialami siswa dalam memahami bentuk aljabar. Selama ini, pembelajaran bentuk aljabar cenderung dilaksanakan sebagai sekadar materi kurikulum yang harus disampaikan, tanpa mempertimbangkan secara utuh bagaimana siswa membangun pemahaman berdasarkan pengetahuan dan pengalaman sebelumnya. Padahal, seperti yang banyak ditekankan dalam literatur pendidikan matematika, pemahaman terhadap aljabar memerlukan proses yang bertahap dan kompleks—yakni pergeseran dari pengalaman aritmetika yang bersifat konkret menuju pemikiran simbolik yang lebih abstrak dan relasional.
Buku ini secara khusus membahas berbagai bentuk hambatan yang muncul dalam proses tersebut, baik bersifat epistemologis, yang berkaitan dengan struktur dan sejarah pengetahuan matematika itu sendiri, atau bersifat didaktik, yang muncul dari cara pengetahuan matematika diajarkan dan disampaikan kepada siswa, dan kognitif sebagai salah satu manifestasi dari kedua hambatan tersebut.
Kami berharap bahwa buku ini tidak hanya relevan bagi guru matematika di tingkat sekolah menengah, tetapi juga dapat memberikan pemahaman baru bagi dosen pendidikan matematika, peneliti, dan mahasiswa calon guru yang sedang mencari cara untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pengajaran aljabar. Melalui buku ini penulis mengajak pembaca untuk melihat lebih dalam bagaimana siswa berinteraksi dengan konsep aljabar, bukan hanya sebagai kumpulan aturan manipulatif, tetapi sebagai struktur makna yang tengah mereka bangun, pertanyakan, dan kadang kala salah maknai, bukan hanya sebagai kumpulan aturan manipulatif, tetapi sebagai struktur makna yang sedang mereka bangun, pertanyakan, dan kadang kala salah maknai.

Ulasan
Belum ada ulasan.