KEAJAIBAN DI PESISIR Mengenal Mangrove untuk Penjelajah Alam dan Pahlawan Konservasi
Judul: KEAJAIBAN DI PESISIR Mengenal Mangrove untuk Penjelajah Alam dan Pahlawan Konservasi
Penulis:
Miswadi
Romie Jhonnerie
Tomi Tamzil Hadi Putra
Editor:
Romie Jhonnerie
Tomi Tamzil Hadi Putra
ISBN:
978-634-258-835-2
Cetakan Pertama:
Maret 2026
Rp60.000
Order via WhatsAppBuku berjudul Keajaiban Di Pesisir: Mengenal Mangrove untuk Penjelajah Alam dan Pahlawan Konservasikarya Miswadi, Romie Jhonnerie, dan Tomi Tamzil Hadi Putra hadir sebagai panduan lapangan yang esensial bagi para penjelajah alam dan pegiat konservasi. Lebih dari sekadar katalog flora, karya non-fiksi yang didukung oleh Siak Pelalawan Landscape Programme (SPLP) ini mengajak pembaca menyelami kekayaan hayati di kawasan Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah (MSB), Kabupaten Siak, Riau. Melalui pendekatan yang edukatif, buku ini menyoroti tema besar mengenai ketahanan ekologis dan peran vital hutan bakau sebagai benteng pertahanan pesisir dari ancaman abrasi.
Secara naratif, buku ini merekam perjalanan transformatif yang emosional dari masyarakat Kampung Kayu Ara Permai. Kisah bermula dari sejarah kelam kerusakan lingkungan akibat eksploitasi hutan pada era 1980-an, yang kemudian berubah menjadi gerakan pemulihan lingkungan yang masif. Pembaca diperkenalkan pada perjuangan para tokoh lokal, seperti Pak Syaifullah dan anggota Kelompok Konservasi Laskar Mandiri (KKLM), yang berhasil mengubah paradigma warga dari pengeksploitasi hutan menjadi garda terdepan pelindung ekosistem. Transformasi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat adalah kunci keberhasilan restorasi hutan.
Sebagai panduan praktis, isi buku ini menawarkan wawasan ilmiah yang mendalam namun mudah dipahami mengenai anatomi ekosistem mangrove. Penulis menguraikan secara detail karakteristik 21 spesies mangrove sejati, lengkap dengan panduan identifikasi bentuk akar, daun, dan bunga. Buku ini juga menghidupkan suasana hutan dengan deskripsi fauna penghuninya, seperti Burung Raja Udang dan Ikan Gelodok, yang keberadaannya menjadi indikator kesehatan lingkungan setempat. Fitur tabel identifikasi yang disertakan menjadikan buku ini teman perjalanan yang sempurna bagi siapa saja yang ingin mempraktikkan sains warga (citizen science) di lapangan.
Pada akhirnya, buku ini menyampaikan pesan kuat tentang dampak global dari aksi lokal yang sederhana. Hutan mangrove di pesisir ini digambarkan bukan hanya sebagai objek wisata, melainkan sebagai penyimpan cadangan karbon (Blue Carbon) yang krusial dalam mitigasi perubahan iklim global. Melalui Panggilan Aksi di bagian penutup, buku ini mengundang pembaca untuk berperan aktif menjadi Pahlawan Mangrove dengan menerapkan etika ekowisata yang bertanggung jawab, menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam adalah investasi mutlak untuk masa depan bumi.

Ulasan
Belum ada ulasan.