PERADILAN ADAT SEBAGAI MEDIASI PERDAMAIAN Mekanisme, Nilai, dan Praktik

0 out of 5
0.00 (0 Ulasan)
13 Views
0 Sold

Judul: PERADILAN ADAT SEBAGAI MEDIASI PERDAMAIAN Mekanisme, Nilai, dan Praktik

Penulis :
Dr. Hazar Kusmayanti, S.H., M.H.
Manisha Ramadanni, S.H.

ISBN :
978-634-258-385-2

Cetakan Pertama : Desember 2025

Rp95.000

Order via WhatsApp

Buku ini menawarkan analisis mendalam mengenai eksistensi peradilan adat sebagai mekanisme penyelesaian sengketa berbasis kearifan lokal yang selama ini hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan historis, normatif, dan empiris, penulis menguraikan karakteristik fundamental peradilan adat, prinsip-prinsip yang melandasinya, serta bentuk-bentuk kelembagaan adat di berbagai daerah. Kajian ini menegaskan bahwa peradilan adat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai forum resolusi konflik yang menempatkan musyawarah, keseimbangan sosial, dan pemulihan hubungan sebagai orientasi utama berbeda dari pendekatan litigasi dalam sistem peradilan negara.
Lebih jauh, buku ini menelusuri bagaimana nilai-nilai lokal seperti kebersamaan, harmoni, dan penghormatan terhadap struktur sosial adat menjadi fondasi utama praktik mediasi adat. Pada bagian pembahasan mengenai mekanisme mediasi adat, penulis menguraikan prosedur, peran aktor adat, serta dinamika sosial yang mempengaruhi efektifitas penyelesaian konflik. Analisis komparatif antara mediasi formal dan mediasi adat menunjukkan perbedaan paradigma penyelesaian sengketa, sekaligus mengidentifikasi potensi sinergi yang dapat mendukung penguatan akses keadilan bagi masyarakat. Buku ini juga memperkaya diskursus dengan menghadirkan berbagai studi kasus dari Papua, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Sumatera Barat, hingga perbandingan internasional seperti praktik Maori di Selandia Baru.
Sebagai penutup, buku ini mengeksplorasi peluang integrasi peradilan adat ke dalam sistem hukum nasional, khususnya melalui pengakuan konstitusional, dukungan regulasi, dan harmonisasi kewenangan antara lembaga adat dan lembaga peradilan negara. Penulis menyoroti tantangan utama yang dihadapi, termasuk keterbatasan regulasi, potensi tumpang tindih kewenangan, serta kebutuhan pembinaan berkelanjutan bagi tokoh adat dan mediator. Dengan keluasan cakupan dan kedalaman analisisnya, buku ini memberikan kontribusi signifikan bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi hukum, serta komunitas adat dalam memahami posisi strategis peradilan adat sebagai mekanisme mediasi yang tidak hanya mengedepankan penyelesaian masalah, tetapi juga pemulihan hubungan sosial dan keberlanjutan harmoni masyarakat.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “PERADILAN ADAT SEBAGAI MEDIASI PERDAMAIAN Mekanisme, Nilai, dan Praktik”